Lorem Ipsum,,, what the heck was that

On 26 April 2010, in iTechnology, by rendyrenz

Neque porro quisquam est qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur, adipisci velit…”

(“Tidak ada orang yang mencintai atau mengejar atau ingin mengalami penderitaan, bukan semata-mata karena penderitaan itu sendiri…”)

Ketika Anda melihat contoh situs web, misalnya, Anda pasti akan menemukan kata-kata seperti ini:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua…

Sebenarnya apa itu “Lorem Ipsum”? Apa arti dari kata-kata yang terlanjur terkenal di dunia maya tersebut? Bagaimana sejarah munculnya kata-kata itu?

“Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.”

Apa itu Lorem Ipsum?

Lorem Ipsum adalah contoh teks atau dummy dalam industri percetakan dan penataan huruf atau typesetting. Lorem Ipsum telah menjadi standar contoh teks sejak tahun 1500-an, saat seorang tukang cetak yang tidak dikenal mengambil sebuah kumpulan teks dan mengacaknya untuk menjadi sebuah buku contoh huruf. Lorem Ipsum tidak hanya bertahan selama 5 abad, tapi juga telah beralih ke penataan huruf elektronik, tanpa ada perubahan apapun. Kata-kata itu mulai dipopulerkan pada tahun 1960 dengan diluncurkannya lembaran-lembaran Letraset yang menggunakan kalimat-kalimat dari Lorem Ipsum, dan seiring munculnya perangkat lunak Desktop Publishing sepertiAldus PageMaker juga memiliki versi Lorem Ipsum.

Dari mana asalnya?

Tidak seperti anggapan banyak orang, Lorem Ipsum bukanlah teks-teks yang diacak. Kata-kata ini berakar dari sebuah naskah sastra Latin klasik dari tahun 45 SM, hingga bisa dipastikan usianya telah mencapai lebih dari 2000 tahun. Richard McClintock, seorang professor Bahasa Latin dari Hampden-Sidney College di Virginia, mencoba mencari makna salah satu kata Latin yang dianggap paling tidak jelas, yakni consectetur, yang diambil dari salah satu bagian Lorem Ipsum. Setelah ia mencari maknanya di di literatur klasik, ia mendapatkan sebuah sumber yang tidak bisa diragukan. Lorem Ipsum berasal dari bagian 1.10.32 dan 1.10.33 dari naskah “de Finibus Bonorum et Malorum” (Sisi Ekstrim dari Kebaikan dan Kejahatan) karya Cicero, yang ditulis pada tahun 45 sebelum masehi. Buku ini adalah risalah dari teori etika yang sangat terkenal pada masa Renaisans. Baris pertama dari Lorem Ipsum, “Lorem ipsum dolor sit amet…“, berasal dari sebuah baris di bagian 1.10.32.

Mengapa kita menggunakannya?

Sudah merupakan fakta bahwa seorang pembaca akan terpengaruh oleh isi tulisan dari sebuah halaman saat ia melihat tata letaknya. Maksud penggunaan Lorem Ipsum adalah karena kata-kata ini kurang lebih memiliki penyebaran huruf yang normal, ketimbang menggunakan kalimat seperti “Content here, content here“, sehingga kata-kata itu seolah merupakan naskah Inggris yang bisa dibaca. Banyak paket Desktop Publishing dan editor situs web yang kini menggunakan Lorem Ipsum sebagai contoh teks. Karenanya pencarian terhadap kalimat “Lorem Ipsum” akan berujung pada banyak situs web yang masih dalam tahap pengembangan. Berbagai versi juga telah berubah dari tahun ke tahun, kadang karena tidak sengaja, kadang karena disengaja (misalnya karena dimasukkan unsur humor atau semacamnya).

Naskah Lorem Ipsum standar yang digunakan sejak tahun 1500-an

Naskah Lorem Ipsum standar sebenarnya merupakan potongan dari baris 1.10.32-33 “de Finibus Bonorum et Malorum“ yang berbunyi (kata dicetak tebal adalah potongan yang membentuk naskah Lorem Ipsum):

[32] …neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum, quia dolor sit amet, consectetur, adipisci[ng] velit, sed quia non numquam [do] eius modtemporinci[di]dunt, ut labore et dolore magnaaliquam quaerat voluptatem. Ut enim ad minimveniam, quis nostrumexercitationem ullam corporis suscipit laboriosam, nisi ut aliquid ex ea commodconsequatur? Quis autem vel eum iure reprehenderit, qui in ea voluptate velit esse, quam nihil molestiae consequatur, vel illum, qui doloreeufugiat, quo voluptas nulla pariatur?
[33] At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus, qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti, quos dolores et quas molestiasexceptursint, obcaecatcupiditatnon provident, similique sunt in culpaqui officia deserunt mollitia animi, id est laborum et dolorum fuga…

Dalam Bahasa Indonesia dapat diartikan menjadi:

(“Demikian pula, tidak adakah orang yang mencintai atau mengejar atau ingin mengalami penderitaan, bukan semata-mata karena penderitaan itu sendiri, tetapi karena sesekali terjadi keadaan di mana susah-payah dan penderitaan dapat memberikan kepadanya kesenangan yang besar. Sebagai contoh sederhana, siapakah di antara kita yang pernah melakukan pekerjaan fisik yang berat, selain untuk memperoleh manfaat daripadanya? Tetapi siapakah yang berhak untuk mencari kesalahan pada diri orang yang memilih untuk menikmati kesenangan yang tidak menimbulkan akibat-akibat yang mengganggu, atau orang yang menghindari penderitaan yang tidak menghasilkan kesenangan?”

“Di sisi lain, kita menolak kemarahan atas kebenaran dan tidak menyukai orang-orang yang tertipu dan kehilangan semangat oleh kesenangan di masa itu, dibutakan oleh keinginan, sehingga mereka tidak dapat melihat penderitaan dan kesulitan yang pasti akan terjadi kemudian; dan kesalahan yang sama berada pada orang-orang yang gagal menjalankan tugas mereka karena kemauan mereka yang lemah, sama seperti berkata karena kerja keras dan penderitaan.”)

Scridb filter
 

Baru-baru ini, saya diminta mencarikan judul Skripsi Psikologi. Saya jadi teringat saat saya masih berjuang menyelesaikan skripsi dulu. Jujur, saya justru lebih faham bagaimana meneliti dengan baik dan benar setelah selesai ujian pendadaran serta melihat kawan-kawan saya yang lulus ujian. Ternyata, banyak mahasiswa (termasuk saya dulu) melakukan beberapa kesalahan mendasar dalam menyusun skripsi. Di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Tidak tahu tujuan, judul dan fokus penelitiannya.

Banyak mahasiswa yang tidak tahu tujuan penelitian. Yang mereka tahu hanya lulus dan jadi sarjana saja Tapi bukan itu yang saya maksud. Tujuan di sini berarti: Untuk apa Anda meneliti persoalan ini? Selain itu, fokus yang diteliti apa? Batasannya seperti apa? Kalau penelitiannya kuantitatif, variabelnya apa saja? Aspek-aspek dari variabelnya apa? Kalau kualitatif, pertanyaan penelitiannya apa? Metodenya bagaimana? Nah, dari sini sebetulnya judul skripsi sudah dapat dibuat. Kalau masih bingung, kita dapat mencari fokus dan judul dari rekomendasi (saran) penelitian/skripsi yang sudah selesai (biasanya di bab terakhir).
2. Bingung permasalahannya sendiri.
Permasalahan yang hendak diteliti adalah latar belakang untuk memulai. Rumus sederhana dari “membuat” masalah adalah: menentukan das sein dengan das solen. Kemudian, memperkuat das sein dan das solen dengan bukti-bukti maupun dasar yang kuat. Das Sein adalah apa yang terjadi sesungguhnya (fakta di lapangan). Das solen adalah apa yang seharusnya terjadi (ideal). Keduanya harus bertentangan (dipertentangkan) karena masalah adalah kesenjangan antara das sein dengan das solen.
3. Pola pikir tidak ilmiah.
Pola pikir ilmiah itu sederhana kok. Anda mengungkapkan argumentasi dengan dasar. Atau dengan kata lain kebenaran akan terungkap jika kita punya dasar empiris yang kuat. Banyak mahasiswa memberikan argumentasi yang cukup baik tapi ternyata tidak punya dasar. Termasuk tulisan ini.  Tidak ada dasarnya. Kalau ini ilmiah, saya akan menyebutkan dasar-dasarnya. Misalkan hasil observasi atau wawancara dari para mahasiswa yang mengalami kesalahan dalam menyusun skripsi. Tapi ini hanya sharing pengalaman saja dan bukan tulisan ilmiah. Jadi, saya tidak akan menguatkannya dengan dasar-dasar tersebut. Oh ya, dasar dalam skripsi dapat dicari dari hasil penelitian, jurnal, teori, berita media dan lain sebagainya.

4. Sok pintar

Maksudnya banyak memasukkan kata-kata yang tidak dimengerti atau konsep-konsep yang tidak dipahami. Sikap sok pintar lainnya adalah membuat paragraf yang tidak sederhana. Terlalu banyak dan berbelit-belit. Kadang berfikir supaya halamannya banyak. Biar dosennya pusing bacanya. Sayangnya, justru dia sendiri yang bingung dengan maksud dari apa yang dia tulis.  Padahal, teori yang lebih sederhanalah yang akan digunakan. Bahasa yang lebih sederhanalah yang mudah diterima. Einstein pun bisa hebat karena dia mampu menyederhanakan teori relativitas.
5. Asal Copy Paste
Biasanya di Bab 2 atau Tinjauan Pustaka. Padahal, peneliti harus faham dan harus tahu kutipan itu untuk apa. Kalau tidak perlu ya jangan asal memasukkan kutipan.
6. Tidak faham metode.
Biasanya menggunakan metode A tapi ditulis menggunakan metode B. Metode itu sebetulnya mirip sekali dengan cara memasak. Kalau kita punya bahan telur maka metodenya bisa direbus atau digoreng. Nah, kalau kita tidak faham metode, bisa jadi kita akan merebus telur (yang sudah dibuang kulit luarnya) bersama-sama dengan minyak goreng.
7. Tidak ditulis penjelasannya.
Mahasiswa harus menulis semua yang berkaitan dengan penelitian secara lengkap. Kalau ada pernyataan atau kalimat yang tidak jelas dan ditanyakan dosen waktu ujian, biasanya mahasiswa mampu menjawab. Namun, jawaban itu tidak ditulis atau tidak ada di naskah skripsi. Ini adalah kesalahan. Dalam ujian pendadaran, jawaban dari pertanyaan dosen seyogyanya sudah ada di naskah skripsi.
8. Terlalu memikirkan EYD
Menulis skripsi itu jangan terlalu fokus pada EYD. Tulis dulu dengan jelas dan logis substansinya. Baru setelah selesai, edit dan benarkan EYD serta aturan lainnya. Toh kalau ada yang terlewat akan dibantu dosen untuk memperbaikinya.
9. Ditunda dan ganti judul terus.
Dalam proses penulisan skripsi, penyakit ini banyak membuat mahasiswa nggak selesai-selesai nulis skripsi. Alasan berganti adalah karena kesalahan konsep, kurang sempurna, nggak cocok, susah menelitinya, rekomendasi dosen dan lain sebagainya. Sebaiknya mahasiswa fokus pada satu konsep saja dan menerima kekurangan ataupun kelemahan dari fokus yang sudah dipilihnya. Sebab, dengan berganti-ganti konsep sama saja dengan terus menerus memulai skripsi dari awal lagi.
Oke. itu saja dulu. Semoga pengalaman saya dapat membantu. Jangan pernah menyerah ya! Semoga cepat selesai skripsinya. Sukses selalu. Lebih baik jadi sarjana pengangguran daripada jadi mahasiswa pengangguran.

sumber : http://nafismudrika.wordpress.com/

Scridb filter
 

Student GPA (BlackBerry / Web Version )

On 31 March 2010, in iSoftware, iTechnology, by rendyrenz

Student GPA is an education credits and GPA Tracking / Calculation application. With Student GPA you enter in your course information (Year, Term, Course Name, Credits, Grade) and Student GPA will calculate your term GPA as well as your accumulative GPA. All entered information is saved and you can add new course information as it becomes available.

Use Student GPA to track you credits and GPA progress, and to see how upcoming grades will effect your GPA. This is a great application for all students.

Features:
Calculate your GPA
Track classes and grades
Track credits earned
Track accumulative GPA

Minimum Requirements:
BlackBerry Smartphone with OS version 4.5 or greater

url :

Student GPA is an education credits and GPA Tracking / Calculation application. With Student GPA you enter in your course information (Year, Term, Course Name, Credits, Grade) and Student GPA will calculate your term GPA as well as your accumulative GPA. All entered information is saved and you can add new course information as it becomes available.

Use Student GPA to track you credits and GPA progress, and to see how upcoming grades will effect your GPA. This is a great application for all students.

Features:
Calculate your GPA
Track classes and grades
Track credits earned
Track accumulative GPA

Minimum Requirements:
BlackBerry Smartphone with OS version 4.5 or greater

download

or go to web version @   www.back2college.com/gpa.htm

Scridb filter
 

BlackBerry History

On 12 February 2010, in iTechnology, by rendyrenz

cerita tentang blackberry, pada tahun bahula, pager motorola (one way messeging) merajalela di indonesia.. RIM (pemilik brand blackberry)
sudah mengembangkan two way messenger..
padahal hp canggih di indonesia saat itu erricson..GH337 belum bisa sms karena opretor belum support..

beberapa bb pertama versi 58xx
layarnya monocrome, mirip pda casio jaman bahula dengan backlight warna hijo..
dan gak ada speakerphone, jadi kudu wajib bawak handfree kemana juga…

kemudian 7xxx yg sudah berwarna…
tapi tampilanya masih mirip pda jaman dulu…

dan akhirnya keluar 8700, terus 88xx (huron), 81xx (pearl), 83xx (curve) 89xx (bold), 95xx ( javeline) 82xx (kick start)

ada 2 macem type keybord bb,
suretype, (81xx, 82xx) mirip hp biasa 1 tomobl ada 3karakter
qwerty (huron, curve, bold, javelin) mirip dengan keybord di komputer 2karekter per 1tombol

ada 2 macam navigator cursor di bb
scroll type seperti 8707, 8700, 79xx dll..
trackball type seperti di 88xx, 83xx, 89xx, 82xx, 81xx…

type OS= Java Language

apa sih hebatnya blackberry?
kelebihan utama RIM adalah email dan koneski internet yg stabil dan management daya yg baik..
dibanding, smartphone or pda yg mempunyai kemampuan internet ria.. dari gprs, edge, 3g or HSDPA..
yg sama…
karena di blackberry handset, data2x yg terpush ke handset, adalah data2x yg terkompresi.
jadi email yg terpush oleh RIM jumlahnya amat kecil. dan itu amat hemat daya.

begitu pula koneksi Messenger, YM!, MSN messenger, blackberry messenger, gtalk,
koneksi ini seolah2x terkoneksi terus menerus.
padahal aslinya tidak.. yg melakukan koneksi secara terus menerus adalah RIMnya.
dan melakukan PING ke handset jika ada perubahan data messengernya..

apa yg gak hebat dari blackberry??
kemampuam menghasilkan suara multimedia file (mp3) standart abissss…..
resolusinya layar rendahhh!! jadi kalo lihat apa2x jadi serba jelek…
terkompres juga mengakibatkan gambar yg tampil juga seadanya…
tidak bisa ganti2x simcard seenaknya..
ibartnya simcard akan terkancing dengan pin dan imei handset, jadi kalo di ganti simcard lainnya, kemungkinan pinnya akan nyangkut dan service booknya email pushnya akan gagal melakukan tugasnya..
gak bisa vidio call…

pin suspend or stuck? apa tuh??
di handset blackberry pin adalah kunci untuk membuka layanan email push dari rim..
jadi kalo pinnya suspend, handset blackberry tidak lebih hp biasa..
cuman bisa sms, telpon.

berapa banyak account email yg push?
10 account, jika ada 10 account email bisa di daftarkan ke email service blackberry.. nanti di push ke handset anda..
yg support blackberry? hotmail, gmail, yahoo. rocketmail. dll…dll..

kelebihan lainnya dari software

pada Oprating System baru.. misal di os 4.5 xx, ada koneksi facebook for blackberry..
jadi untuk update FB, notifikasi masuk ato keluar , dan cari teman cukup dari handset saja..

doc2go: versi terbaru 100.5xx
bisa creat, edit, read, untuk spartsheet dan document juga slide view.
sebenernya bisa baca pdf juga tapi anda harus bayar licensnya…

support memory micro sd sampai dengan 4GB.. dan ada beberapa type hotswap.

internal memory ‘cuman’ 60 megaan untuk curve/hurron/pearl.
40 mega untuk OS, sisanya 20 mega untuk storage email, sms, data..
20megabyte bisa simpen berapa email?
karena data terkompres, 3000email..

Hantu pemakan email?? apa tuh?
di blackberry ada sebutan hantu pemakan email, jadi jika kapasitas email sudah tidak mecukupi di tampung dalam handset, email otomatis akan terhapus sendirinya… soalah olah di makan hantu…)

penting gak 3G di blackberry?
sebenernya tidak terlalu penting, karena dengan jaringan GPRS sadja layanan sudah berjalan dengan baik.
dijepang malah beberapa type blackberry gak jalan sama sekali.. karena rata2x operator disana 3G semua…
ada type yg laku di jepang adalah 8707 dan bold yg sanggup jalan di 3G.
apalagi di indonesia jaringan 3G lebih mirip kentut..

Scridb filter